Xabi Alonso: Real Madrid Perlu Kritik Diri Tapi Tetap Terukur

Bagikan

Real Madrid kembali menelan hasil imbang 0-0 melawan Rayo Vallecano pada laga LaLiga, menyusul kekalahan 1-0 di Liga Champions dari Liverpool. Pelatih Xabi Alonso menekankan pentingnya kritik diri, namun tetap harus terukur dalam menanggapi hasil tersebut.

Xabi-Alonso-Real-Madrid-Perlu-Kritik-Diri-Tapi-Tetap-Terukur

Alonso menilai laga melawan Rayo selalu berat karena tim tuan rumah mampu mengatur ritme pertandingan secara tinggi dan menuntut konsentrasi penuh. “Rayo membawa Anda ke tempat di mana pertandingan memiliki ritme yang hingar bingar,” ujar Alonso. Hasil imbang ini menjadi salah satu dari sedikit poin yang hilang dari Madrid di LaLiga musim ini.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Meski demikian, Alonso menegaskan bahwa Real Madrid tetap berada di puncak klasemen dengan 31 poin dari 12 pertandingan. Ia ingin timnya menjaga stabilitas persiapan dan mental, tanpa panik menghadapi kritik dari luar maupun internal tim.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kritik Diri yang Konstruktif

Xabi Alonso menekankan bahwa kritik terhadap diri sendiri penting agar tim terus berkembang, namun harus bersifat positif dan konstruktif. Menurutnya, musim masih panjang dan Real Madrid harus terus menuntut diri sendiri tanpa kehilangan keseimbangan.

“Liga berjalan dari pertandingan ke pertandingan. Kita harus tumbuh, berkembang, dan bersikap kritis terhadap diri sendiri dengan cara yang positif,” ucap Alonso. Ia percaya evaluasi internal yang tepat akan membantu tim menghadapi laga-laga berat berikutnya.

Pendekatan ini juga dimaksudkan untuk menjaga moral pemain, agar kritik tidak berubah menjadi tekanan berlebihan yang mengganggu performa di lapangan. Alonso ingin timnya tetap fokus dan percaya diri dalam setiap pertandingan.

Baca Juga: Presiden Barcelona: Hansi Flick adalah Sang Gladiator, Simbol Kebangkitan Klub

Menjaga Keseimbangan di Musim Panjang

Menjaga-Keseimbangan-di-Musim-Panjang

Alonso mengingatkan bahwa dalam sepak bola, baik saat menang maupun kalah, tim harus tetap menjaga keseimbangan. Ia menepis isu “krisis” meski Real Madrid baru saja menghadapi hasil buruk di Anfield. “Di saat-saat baik dan buruk, Anda harus tahu cara menemukan keseimbangan. Musim ini panjang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama adalah pertandingan demi pertandingan, bukan terbawa emosi atau opini media. Strategi ini dianggap penting agar tim tidak kehilangan momentum dalam perebutan gelar LaLiga dan kompetisi lainnya.

Persiapan Pemain untuk Laga Berikutnya

Cedera Dani Carvajal memaksa Alonso menyesuaikan lini belakang. Trent Alexander-Arnold yang diharapkan tampil sebagai bek kanan utama justru hanya masuk sebagai pengganti di menit akhir. Alonso memastikan bek asal Inggris itu masih membutuhkan waktu pemulihan setelah cedera.

“Sekarang setelah jeda internasional, dia akan bisa mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan selanjutnya,” kata Alonso. Pemilihan Federico Valverde sebagai starter menjadi solusi sementara yang menjaga performa tim tetap stabil.

Alonso menekankan bahwa evaluasi internal, kesiapan pemain, dan pendekatan terukur akan menjadi kunci Real Madrid untuk menghadapi laga-laga berikutnya di LaLiga maupun Liga Champions. Manfaatkan juga waktu luang anda, untuk mengetahui lebih banyak lagi berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan mengklik goalmates.net.